Kendaraan roda empat ini terbuat dari pipa besi yang dirangkai menjadi mirip mobil kap terbuka. Dengan roda motor dan mesin sepeda motor bekas, akhirnya kendaraan ini bisa melaju seperti layaknya mobil betulan. Entah apa sebutannya, tapi mungkin Gowes Mesin atau Gowes Motor bisa menjadi nama yang disematkan.
Dicat merah dan berhias gambar Angry Birds, Gowes Motor Wonosalam kini menjadi incaran anak-anak yang penasaran ingin menaikinya. Bentuknya yang tak pasaran, memang menjadikan kereta angin ini begitu menarik. Jombang City Guide yang sudah dewasa pun kepingin juga.
Adalah Mas Udin Sewu Siji, salah satu anggota pemuda penggerak pariwisata Wonosalam regional Panglungan. Mas Udin, yang di sela-sela kesibukannya mengelola bengkel rosok dan las, masih menyempatkan untuk menyalurkan hobinya dalam bidang utak-atik mesin. Mas Udin membeli kendaraan mirip mobil kecil berkap terbuka ini di Mojokerto, yang kemudian diperbaikinya sendiri dari bekal kemampuan mengelas, sedikit teknisi bengkel dan perlengkapan rosok miliknya.
| Mas Udin dan Gowes Motor kebanggaannya |
Dari kreativitasnya, Mas Udin bisa mendapatkan tambahan pendapatan dari penyewaan gowes motor kebanggaannya untuk acara karnaval dan pawai yang kerap digelar di acara-acara tertentu. Selain itu, para wisatawan yang ingin berkeliling Wonosalam regional Mendiro Panglungan mungkin juga bisa menikmati sensasi menaiki kendaraan unik ini.
Kereta angin kap terbuka ini memang sangat seru dikendarai, sambil menikmati pemandangan Gunung Anjasmoro yang sangat eksotis dari view Panglungan. Apalagi ketika langit cerah tapi tak panas, dan puncak kukusan yang ikonik memperlihatkan kemegahannya.
Sayangnya, wisata keliling Wonosalam naik gowes motor ini mungkin masih belum bisa dinikmati semua kalangan, meski sangat potensial. Walaupun Mas Udin Sewu Siji masih menerima permintaan untuk mengantar jalan-jalan keliling Wonosalam dengan kereta angin unik karyanya, para wisatawan tetap harus memperhatikan situasi lapangan dan tergantung kondisi gowes motornya.
Tetapi, konsekuensinya, kap terbuka membuat gowes motor ini tidak nyaman dinaiki saat terik matahari dan bisa basah kuyup saat dikendarai di kala hujan. Heheheh… Selain itu, sebagai mesin sepeda motor bekas jadi terkadang agak rewel. Resiko mogok tiba-tiba saat berkendara atau rewel tanpa kabar-kabar sebelum berangkat sangat mungkin terjadi. Memang mengendarainya tergantung amal dan ibadah masing-masing, termasuk suntikan kesabaran tingkat dewa.
| Mas Udin jangan merokok opoO... |
Jombang City Guide belum berkesempatan untuk mencicipi naik Gowes Motor ini. Beberapa kawan sudah pernah mencobanya. Seru kelihatannya, anginnya nggebes isis pol. Kata Si Empunya, gowes motornya masih mogok. Dan belum sempat diperbaiki karena masih kebanjiran order di bengkel. Weleh-weleh… Trus aku lak yo kepingin pisan se?? Kapan mas??
Wisata Keliling Wonosalam Naik Gowes Motor
Desa Panglungan
Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang
Ride Booking and Appointment :
Mas Udin Sewu Siji – 082331447658
0 komentar:
Posting Komentar